Ferza | Ingatan, Politik, Aceh dan Islam

Serba Serbi Aksi “Tolak Obama” Datang Ke Indonesia

Liputan Aksi Oleh Media Lokal


_

Massa Hizbut Tahrir Demo Tolak Obama

BANDA ACEH | SERAMBI – Puluhan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Banda Aceh, Minggu (14/3) kemarin, menggelar unjukrasa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh. Pengunjuk rasa menolak rencana kunjungan Presiden Amerika Barack Obama ke Indonesia, pada 21 Maret mendatang.

Sebelum tiba di Bundaran Simpang Lima, pengunjuk rasa melakukan longmarch dari Masjid Agung, Lampriek, sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam orasinya demonstran tampak menantang rencana lawatan Barack Obama, ke Indonesia dengan membawa sejumlah spanduk kecaman terhadap kedatangan Presiden AS itu. “Obama presiden dari sebuah negara yang saat ini jelas-jelas menjajah negara muslim seperti Irak dan Afghanistan. Jadi, kedatangan Obama untuk mengokohkan Indonesia menjadi negara kapitalis sekuler,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah HTI Banda Aceh, Thoriq Abu Askar.

Disebutkan, kedatangan Obama juga untuk menguasai ekonomi Indonesia lewat perusahaan milik Amerika yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan tidak dipungkiri lanjut Thoriq, kedatangan Presiden Amerika itu juga dinilai sebagai bentuk memecah belah negara Islam. “Obama memang tamu. Tapi tamu itu ada dua macam, tamu yang baik dan tamu yang bermasalah. Obama adalah jenis tamu yang kedua, karena hingga sekarang terus menghancurkan negeri-negeri muslim. Hingga kini Obama tidak mengubah kebijakan menginvasi Irak dan Afghanistan seperti yang dilakukan Bush,” ungkapnya.

Sementara Koordinator Lapangan HTI Banda Aceh, Ferza, mengatakan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 jelas disebutkan penentangan terhadap segala bentuk penjajahan. Oleh sebab itu lanjutnya, penjajahan itu harus dihentikan karena tidak sesuai prikemanusiaan dan prikeadilan. “Bila konsisten dengan prinsip ini seharusnya Indonesia juga harus menentang penjajahan yang dilakukan oleh Amerika terhadap Irak dan Afghanistan,” sebutnya. Aksi yang diisi dengan orasi secara bergantian oleh petinggi Hizbut Tahrir Indonesia Banda Aceh, berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama berjalanny aksi tersebut, massa mendapat pengawalan personel kepolisian dari Poltabes Banda Aceh.(mir)

Sumber : http://serambinews.com/news/view/26264/massa-hizbut-tahrir-demo-tolak-obama

_

Hizbut Tahrir Aceh Tolak Obama

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Tigapuluhan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Aceh menggelar unjukrasa di Bundaran simpang lima Banda Aceh, Minggu (14/3). Mereka menolak kedatangan Presiden Amerika Barrack Obama ke Indonesia pada 21 Maret nanti.

“Obama adalah kepala negara penjajah yang telah menjajah Irak dan Afganistan. Ini bertentangan dengan kebijakan Indonesia yang antipenjajah. Kedatangan obama untuk mengokohkan Indonesia menjadi negara kapitalis sekuler,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah HTI Banda Aceh, Thoriq Abu Askar.

Menurut Thoriq, kedatangan obama juga untuk menguasai ekonomi Indonesia lewat perusahaan Amerika yang ada di Aceh, Riau hingga Papua. Dia juga mengatakan Obama datang untuk memecah belah negara-negara Islam untuk menutupi kesalahan Amerika.

“Obama mendukung Zionis Israel yang telah merampas tanah Palestina dan Amerika terus saja membantai umat Islam,” sebutnya.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 9.00 Wib itu, diisi dengan orasi dari para petinggi Hizbut Tahrir Indonesia di Aceh. Sekitar pukul 11.00 Wib aksi ditutup dengan pembacaan sikap, yang dikawal puluhan anggota kepolisian dari Poltabes Banda Aceh. []

Sumber : http://www.acehkita.com/berita/hizbut-tahrir-aceh-tolak-obama/

_

AS Disamakan Muhariban Fi’lan

BANDA ACEH | RAKYAT ACEH – Aksi demo damai penolakan kunjungan Obama di negeri ini dilakukan secara serentak oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bahkan tak ketinggalan DPD II HTI Banda Aceh yang menggelar aksi demo damai di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Minggu (14/3).

Memang, rencananya orang nomor satu di Amerika Serikat itu akan datang ke Indonesia pada 21 Maret pekan depan.Aksi HTI Banda Aceh diawali dengan long march dari Masjid Al-Makmur Lampriet Banda Aceh menuju Bundaran Simpang Lima. Dengan berbondong-bondong membawa anak, massa HTI menyuarakan hatinya.

“Obama kepala negara AS, negara sang penjajah yang telah memerangi kaum muslim di Irak, Afghanistan, Palestina, Pakistan. Ini bertentangan dengan sikap politik Indonesia yang anti penjajah, kami tolak kedatangan dia,” kata Ketua DPD II HTI Banda Aceh, Thoriq Abu Askar.

Thoriq menuturkan, tujuan aksi yang mereka lakukan ini bertujuan untuk mengingtkan rakyat Indonesia dan Aceh khususnya bahwa Obama adalah seorang pemimpin dari sebuah negara yang jelas-jelas tengah menjajah negeri muslim, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara sosial, politik, ekonomi dan budaya.

“Sistem inilah yang menjadi sumber berbagai persoalan di Indonesia” ungkapnya.Dia menyebutkan, tujuan kedatangan Obama ke Indonesia adalah untuk mengokohkan negara ini sebagai kapitalis sekuler, juga melakukan penjajahan ekonomi lewat perusahaan Amerika yang merampok kekayaan Alam Indonesia termasuk Aceh, Riau dan Papau.

“Kedatangannya juga bahagian dari politik belah bambu di dunia Islam, menampilkan citra positif untuk menutupi kejahatan di negeri islam lainnya” pungkasnya.

Memang dulu ketika AS menginvansi Irak dan Afganistan, kata dia, AS dipimpin oleh presiden Bush, tapi hingga kini Obama tidak mengubah kebijakan tersebut. Rencana untuk menarik pasukan AS dari Irak hingga sekarang belum diwujudkan. Ia bahkan memutuskan menambah 30 ribu pasukan tambahan ke Afganistan, yang telah menewaskan ribuan umat islam, termasuk anak-anak dan ibu-ibu.

Hingga kini, janji menutup penjara Guantanamo belum juga terlaksana, dimana selama ini tempat tersebut berlangsung berbagai penghinaan terhadap Islam dan Alquran.

“Obama juga mendukung Israel merampas tanah Palestina dan tidak mengecam terhadap tindakan tentara Israel yang telah membantai sekira 1.300 umat muslim di Gaza,” tutur dia.

Lebih lanjut, Thoriq mengungkapkan bahwa status negara Amerika adalah ‘Muhariban Fi’lan’ karena secara langsung memerangi umat Islam, karen itu, Islam mengharamkan kaum muslimin melakukan hubungan dalam bentuk apapun dengan AS, termasuk menyambut kedatangan presidennya, apalagi menjadikannya sebagai sahabat dan tamu kehormatan.

Kesempatan Baik

Meski HTI jelas-jelas telah menolak kedatangan Obama, namun berbeda dengan NU yang mendukung kedatangan Presiden Amerika Serikat itu. “Orang Islam wajib menghormati tamu,” kata Ketua PBNU Masdar Farid Mas’udi.

Dia mengatakan kebijakan luar negeri Amerika Serikat ada sebagian yang dinilai bermasalah oleh umat Islam. Namun, hal itu tidak sepantasnya disikapi dengan cara menolak kedatangan Obama.

“Justru ini kesempatan baik untuk bicarakan langsung dengan Presiden Obama,” ujarnya.

Adanya seruan penolakan yang disampaikan oleh Ulama Hizbut Tahrir Indonesia, Masdar tidak mempermasalahkan hal itu.

“Saya kira itu urusan mereka,” ujarnya.

Nahdlatul Ulama berpandangan lebih mengedepankan dialog dalam menyelesaikan masalah. “Meskipun kami menganggap ada masalah, tidak harus dengan cara menolak mentah dengan seperti itu. Kita kan manusia beradab,” ujar salah satu kandidat Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke-32 itu. (slm/jpnn)

Sumber : http://www.rakyataceh.com/index.php?open=view&newsid=15904&tit=Berita%20Utama%20-%20%20AS%20Disamakan%20Muhariban%20Fi

_

Kegiatan Bagi-bagi Selebaran Undangan Pra Aksi

Spanduk Aksi

Halaman Komentar

Ada 1 Komentar untuk "Serba Serbi Aksi “Tolak Obama” Datang Ke Indonesia"

Tulis Sebuah Komentar

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>